Yukz Kita Pahami Kiat Bahasa Jurnalistik untuk Penulisan Berita

Yukz Kita Pahami Kiat Bahasa Jurnalistik untuk Penulisan Berita

Yukz Kita Pahami Kiat Bahasa Jurnalistik untuk Penulisan Berita

Yukz Kita Pahami Kiat Bahasa Jurnalistik untuk Penulisan Berita – Jurnalistik adalah pengumpulan bahan berita (peliputan), pelaporan peristiwa (reporting ), penulisan berita (writing), penyuntingan naskah berita (editing), dan penyajian atau penyebarluasan berita (publishing/broadcasting) melalui media.

Definisi jurnalistik di atas seperti dikemukakan Roland E. Wolseley dalam buku Understanding Magazines (1969): jurnalistik adalah pengumpulan, penulisan, penafsiran, pemrosesan, dan penyebaran informasi umum, pendapat pemerhati, hiburan umum secara sistematis dan dapat dipercaya untuk diterbitkan pada suratkabar, majalah, dan disiarkan.

Apakah kamu ingin Download Aplikasi IDNPlay Terbaru berkarier sebagai jurnalis? Jika iya, kamu perlu memahami bahasa jurnalistik yang cukup berbeda dengan bahasa sehari-hari. Bahasa ini tetap harus baku, namun mampu untuk dipahami banyak orang. Dalam webinar  “Bahasa Indonesia Jurnalistik”, Sabtu (30/1/21), Ketua Forum Bahasa Media Massa, TD Asmadi membagikan kiat-kiat penggunaan bahasa jurnalistik untuk penulisan berita dengan tepat. Kira-kira, bagaimana ya?

1. Menulis bukan untuk diri kita, namun untuk orang lain

Jurnalisme merupakan pekerjaan mengumpulkan dan menulis berita di media massa cetak atau elektronik. Hasil berita ini akan disebarkan oleh khalayak, sehingga kita perlu menulis untuk orang lain, bukan untuk diri kita sendiri.

“Pahami bahwa kita menulis untuk orang lain yang bermacam-macam pekerjaan, pendidikan, status, dan kesukaannya,” tuturnya.

Asmadi pun menjelaskan bahwa apa yang nyaman dari kita, belum tentu nyaman untuk orang lain juga. Oleh karena itu, kita perlu menggunakan bahasa yang universal.

2. Ada kaidah yang harus diikuti dan rasa bahasa yang perlu dipahami

book book pages college education 448835 c1746adc59ceb8c825bc03aa74f30dc5 - Yukz Kita Pahami Kiat Bahasa Jurnalistik untuk Penulisan Berita

Selanjutnya, bahasa jurnalistik juga memiliki kaidah yang tak jauh berbeda dengan kaidah Bahasa Indonesia pada umumnya. Kaidah ini antara lain singkat, padat, lugas, dan sesuai dengan kaidah etika atau Ejaan yang Disempurnakan (EYD).

Selain kaidah, Asmadi juga menekankan rasa bahasa yang bisa membedakan nyawa dalam tulisan jurnalistik. “Menulis ‘orang itu mati’ dengan ‘orang itu meninggal dunia’ ada beda rasa walau maknanya sama,” contohnya.

3. Hemat tetapi tetap efektif

Penulisan berita juga tidak boleh terlalu panjang dan bertele-tele. Oleh karena itu, bahasa jurnalistik mementingkan kehematan kalimat, tapi juga tetap efektif. Efektivitas kalimat ini bisa terlihat dari pemahaman audiens.

“Kalimat menjadi efektif karena apa yang di pikirkan atau di rasakan oleh pembicara atau penulis, dapat di terima dan di pahami oleh pendengar atau pembaca, sama dengan yang di pikirkan atau di rasakan oleh penutur,” terang pengajar Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS) itu.

4. Baku, dengan beberapa kelonggaran dalam judul berita

mengecek keaslian berita 69ccb13eff0fd8f044421d9acd04f506 - Yukz Kita Pahami Kiat Bahasa Jurnalistik untuk Penulisan Berita

Bahasa jurnalistik juga baku, yakni sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia, baik dalam diksi (pilihan kata), struktur kalimat, maupun ejaan. Meskipun begitu, terdapat beberapa kelonggaran yang bisa di sesuaikan dalam judul berita, antara lain:

  • Menghilangkan me- di judul
  • Mengawali judul dengan angka
  • Melesapkan subjek
  • Paragraf bisa satu kalimat

5. Ada pelanggan yang perlu di pahami

image 3 cfa1c2d5c171f4117476531736e2b60c - Yukz Kita Pahami Kiat Bahasa Jurnalistik untuk Penulisan Berita

Terakhir, karena media juga salah satu bentuk bisnis, maka bahasa jurnalistik juga perlu memahami pelanggannya. Bagaimana segmentasi media dan gaya bahasa apa yang sesuai dengan segmentasi ini?

Secara lebih spesifik, bahasa ini juga bisa menyesuaikan rubrik yang di pegang dalam media. Setiap rubrik tentu memiliki kekhasan bahasanya tersendiri.

Comments are closed.