Alasan Kenapa Anda Harus Berkunjung ke Pulau Komodo

Alasan Kenapa Anda Harus Berkunjung ke Pulau Komodo

Alasan Kenapa Anda Harus Berkunjung ke Pulau Komodo

Alasan Kenapa Anda Harus Berkunjung ke Pulau Komodo – Taman Nasional Komodo di Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu destinasi wisata terpopuler di Indonesia bahkan dunia. Kawasan taman nasional yang terletak di antara Pulau Sumbawa dan Flores ini adalah destinasi yang penting dikunjungi minimal sekali seumur hidup

Kenapa? Sebab, Pulau seluas sekitar 2.000 kilometer persegi ini mempunyai jutaan pesona yang mampu menyihir serta bikin wisatawan jatuh hati dan ingin kembali lagi.

Melansir dari Indonesia Travel, Minggu (8/11/2020), Berikut adalah alasan kenapa kalian harus mengunjungi Taman Nasional IDN Poker Indonesia ini yang sudah ditetapkan UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia sejak 1991.

1. Bisa Melihat Lebih Dekat Komodo di Habitat Aslinya

Kalau biasanya Okezoners hanya bisa melihat komodo melalui gambar, maka inilah saatnya untuk menyaksikan keajaiban alam secara langsung. Taman Nasional Komodo merupakan rumah bagi sekitar 2.500 komodo.

Anda akan dibuat terpukau dan kagum deh, saat melihat hewan purba dengan panjang 3 meter dan berat sekitar 70 Kg bahkan lebih ini secara langsung.

Tapi ingat, komodo merupakan hewan buas sehingga untuk melihatnya harus tetap jaga jarak aman. Air liur satwa endemik Indonesia ini juga mengandung racun yang berbahaya.

2. Selain Komodo, Ada Beragam Jenis Fauna Lainnya

Selain menjadi habitat asli komodo, ternyata Taman Nasional Komodo juga menjadi rumah bagi berbagai jenis fauna lainnya. Sebut saja beberapa jenis mamalia yang hidup di darat, seperti kuda, kerbau, dan rusa timor, kemudian spesies reptil, seperti 12 spesies ular dan 9 spesies kadal.

Selain fauna yang hidup di darat, keanekaragaman hayati yang ada di kawasan ini juga meliputi fauna yang hidup di perairan. Lautan di Taman Nasional Komodo menyimpan sekitar 1.000 spesies ikan, 10 jenis lumba-lumba, 7 spesies ikan paus, dan juga penyu hijau. Kemudian ada 40 jenis burung.

3. Iklim dan Geografisnya Unik

Iklim di sekitar Taman Nasional Komodo cenderung kering, hal ini yang membuat tanah perbukitan menjadi lebih kering dan berbatu. Tak heran jika kawasan ini sangat cocok untuk dijadikan sebagai area treking, karena perbukitannya yang cukup terjal dan menantang.

Meskipun begitu, eksotisme daratan di Taman Nasional Komodo seakan berpadu secara sempurna dengan keindahan lautnya yang begitu memukau. Pemandangan inilah yang menjadi keistimewaan Taman Nasional Komodo!

4. Pantai Pink yang Menawan

Saat datang ke kawasan ini, Okezoners jangan lupa untuk mengunjungi destinasi wajib pantai yang sedang hits di sosial media ini. Namanya Pantai Pink. Ya, sesuai namanya, pantai ini memang memiliki pasir berwarna pink. Warna pink ini berasal dari paduan pasir putih dengan degradasi karang merah.

Mengabadikan momen dan berfoto di pantai ini adalah menjadi hal yang wajib, apalagi jika difoto menggunakan drone. Pemandangan birunya laut yang berpadu dengan hijaunya alam dan pasir pantai berwarna pink di sekitarnya terlihat sangat instagrammable.

5. Menikmati Sunset di Pulau Kalong

Panorama sunset menjadi daya tarik utama di Pulau Kalong ini. Bagaimana tidak, saat hari menjelang senja, Okezoners akan disuguhi pemandangan yang memikat dengan menyaksikan ribuan kelelawar terbang bebas di angkasa menuju hutan bakau dengan latar belakang lembayung senja yang memesona.

Pokoknya, keindahan suasana ini tak bisa digambarkan dan Cuma bisa dinikmati saat okezoners berkunjung langsung ke sini.

6. Snorkeling di Pulau Kanawa

Pulau Kanawa di Taman Nasional Komodo punya spot snorkeling yang sempurna. Saat mampir ke Pulau Kanawa, siap-siap terpesona dengan keindahan alam bawah lautnya yang menawan. Airnya yang jernih membuat warna-warni terumbu karang, ragam biota laut, dan aneka ikan kecil terlihat jelas.

7. Desa Tradisional di Pulau Mesa

Ini nih yang kadang terlupakan dan wajib juga masuk ke dalam bucket-list Okezoners saat berkunjung ke Taman Nasional Komodo, yaitu mampir ke desa tradisional di Pulau Mesa yang penduduknya terkenal ramah.

Saat mengunjungi desa ini, Okezoners bisa melihat dari dekat aktivitas keseharian penduduk setempat, seperti mengeringkan timun, mengolah ikan, dan menyiapkan bahan pangan laut. Jangan sungkan-sungkan untuk berbaur dan berinteraksi dengan mereka ya, okezoners!

Comments are closed.