Museum Unik di Bandung yang Jarang Dibicarakan

Museum Unik di Bandung yang Jarang Dibicarakan

Museum Unik di Bandung yang Jarang Dibicarakan

Museum Unik di Bandung yang Jarang Dibicarakan – Sebagai salah satu tujuan para traveler, Bandung dikenal memiliki jenis wisata yang lengkap. Selain wisata alam dan wisata kuliner, kamu juga bisa menikmati berbagai wisata sejarah di museum-museumnya.

Kota Bandung mempunyai banyak museum yang dapat kamu kunjungi.

Mungkin kamu sudah mengenal Museum Gedung Sate atau Museum Geologi yang selalu dipenuhi pengunjung tiap akhir pekan. Tapi tahukah kamu kalau Bandung juga punya museum-museum lain yang menarik untuk dikunjungi?

Rumah Bersejarah Inggit Garnasih

Rumah ini merupakan rumah yang pernah ditinggali Inggit Garnasih yang merupakan istri kedua Bung Karno. Dibangun atas prakarsa Bung Hatta dan kawan-kawan Soekarno yang lain pada tahun 1950 di atas lahan rumah yang pernah ditempati Inggit dan Soekarno sebelum diasingkan ke Ende, rumah ini menjadi tempat Inggit menghabiskan sisa hidupnya setelah bercerai dengan Soekarno.

Memasuki rumah ini kamu akan menemukan banyak penjelasan mengenai bagaimana perjuangan Inggit Garnasih selama hidupnya dan selama 20 tahun mendampingi Soekarno hingga harus berpisah pada tahun 1943.

Satu-satunya koleksi museum ini adalah sebuah batu pipisan yang digunakan Inggit membuat jamu dan bedak untuk dijual. Hasil berjualan tersebut inggit gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari hingga membiayai kuliah Soekarno yang pada saat itu merupakan suaminya.

Museum Perbendaharaan, hanya buka 6 hari dalam sebulan

Museum ini sebetulnya bersebalahan dengan Museum Geologi, tepatnya berada di Gedung Dwiwarna atau Kanwil Dirjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Barat.

Untuk mengunjungi museum ini, kamu harus memastikan datang di hari yang tepat karena museum hanya dibuka enam hari dalam sebulan, yakni setiap hari Sabtu hingga Senin pada minggu kedua dan keempat setiap bulannya.

Museum yang diresmikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani pada tahun 2017 ini berisi benda-benda dan arsip-arsip yang berhubungan dengan perbendaharaan. Di sisi lain, museum kamu juga dapat menemukan penjelasan mengenai sejarah Asia Afrika karena Gedung Dwiwarna selama masa Konferensi Asia Afrika 1955 digunakan sebagai lokasi rapat.

Museum Perjuangan Jawa Barat yang terdapat di bawah tanah

Monumen Perjuangan Jawa Barat atau lebih dikenal Monju merupakan salah satu markah tanah Kota Bandung. Namun, tahukah kamu jika tepat di bagian bawah monumen ini terdapat museum besar yang dilengkapi dengan sebuah ruang audio visual dan perpustakaan?

Sebagaimana namanya, museum ini menampilkan berbagai penjelasan mengenai peristiwa-peristiwa perjuangan di yang terjadi di Jawa Barat sperti Peristiwa Bojongkokosan, Bandung Lautan Api,Tragedi Rawagede, dan lain-lain.

Di museum ini kamu juga menemukan berbegai benda sali yang digunakan pada saat berperang seperti granat, senapan, seragam tentara, dan lain-lain. Menurut pemandu museum, sebagian koleksi yang memiliki bekas bercak darah dan tembakan masih disimpan di sebuah ruangan khusus.

Comments are closed.