Pesona Danau Tiga Warna Labuan Bajo Yang Tak Terlupakan

Pesona Danau Tiga Warna Labuan Bajo Yang Tak Terlupakan

Pesona Danau Tiga Warna Labuan Bajo Yang Tak Terlupakan

Pesona Danau Tiga Warna Labuan Bajo Yang Tak Terlupakan – Danau Tiga Warna merupakan  salah satu keindahan Indonesia yang terkenal seantero nusantara.

Hal ini karena Danau Tiga Warna sempat menghiasi salah satu lembar uang rupiah.

Selain itu, tiga warna pada sebuah danau memang fenomena yang jarang ditemukan.

Lokasi Danau Tiga Warna

Obyek wisata alam di sekitar Labuan Bajo yang tidak boleh ketinggalan ialah danau tiga warna atau dinamakan juga danau Kelimutu.

Danau tiga warna yang terbentuk sebagai kawah gunung kelimutu ini berada di kabupaten Ende tepatnya di desa Pemo.

Rute Menuju Lokasi

Untuk menuju ke danau vulkanik terbesar ini, pengunjung akan melalui beberapa jalur terjal.

Lokasi wisata ini berada di Kabupaten Manggarai tepatnya di kawasan hutan lindung Mbeliling di Labuan Bajo

Dari Bali baru kemudian naik kapal Feri jarak jauh selama kurang lebih 4 sampai 5 jam ke Nusa Tenggara Timur.

Sesampai di sana, naik bus umum ke Kecamatan Kelimutu tepatnya desa Pemo.

Harga Tiket Masuk

Paket obyek wisata danau Kelimutu ini dipatok mulai dari Rp 2.5 juta termasuk penginapan, harga tiket masuk dan guide lokal.

Pesona Danau Tiga Warna

Bagi Anda yang berkesempatan mengunjungi Nusa Tenggara Timur untuk menikmati berbagai tempat wisata di Labuan Bajo, tidak ada salahnya untuk menyempatkan berkunjung ke lokasi wisata di sekitarnya yang juga menarik.

1. Mitos tiga warna

Danau kawah gunung kelimutu dengan tiga warna berbeda yaitu putih, merah dan biru masing-masing mempunyai mitos yang berbeda.

Danau warna merah diyakini sebagai tempat berkumpulnya roh orang-orang yang pernah melakukan kejahatan atau dalam bahasa NTT tiwu ata polo.

Sementara putih sebagai tempat roh orang-orang tua yang sudah meninggal atau disebut tiwu ata mbupu.

Sedangkan biru dipercayai sebagai tempatnya berkumpulnya roh pemuda-pemudi yang sudah meninggal atau dalam bahasa lokal disebut dengan istilah tiwu ata muri koo fai.

2. Adat istiadat

Kepercayaan yang masih mengental dan dibudayakan oleh masyarakat setempat di Kecamatan Kelimutu adalah suatu bagian dari cara melestarikan keragaman budaya Indonesia yang beranekaragam dimana masyarakat akan memberikan sesajen (pati ka) bagi mitos danau tiga warna tersebut bagi para roh saat warna di danau mulai berubah yang tentunya akan menarik perhatian pengunjung yang datang.

3. Benteng monyet berbulu coklat

Danau tiga warna ini diputari oleh tebing yang curam dengan kemiringan 70o dengan luas total tiga danau mencapai 1,051,000 m2 yan dijaga oleh ribuan penghuni asli kawasan yakni monyet berbulu coklat yang hidup di pepohonan di tebing.

4. Jalur menantang

Tidak hanya disuguhkan pemandangan menakjubkan danau yang tebentuk secara alami ini tapi pengunjung juga akan melewati sejumlah tantangan terutama mereka yang ingin melihat pemandangan alam dari atas tebing terjal.

Comments are closed.