Tempat Wisata Pulau Tidung Kembali Ditutup

Tempat Wisata Pulau Tidung Kembali Ditutup

Tempat Wisata Pulau Tidung Kembali Ditutup

Tempat Wisata Pulau Tidung Kembali Ditutup – Pulau Tidung di Kepulauan Seribu kembali menutup daerahnya untuk destinasi wisata. Pulau Tidung sebelumnya sudah buka kembali, bersamaan dengan wisata Kepulauan Seribu sejak 13 Juni 2020. Penutupan lokasi wisata pulau Tidung dikonfirmasi langsung oleh Kepala Suku Dinas (Kasudin) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kepulauan Seribu, Puji Astuti, Minggu.

Setelah sempat dibuka untuk umum beberapa waktu lalu, Kelurahan Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan, kembali menutup lokasi wisata mulai Minggu kemarin hingga 14 hari ke depan.

Lurah Pulau Tidung, Hafsah mengatakan, kebijakan penutupan aktivitas wisata ini dilakukan terkait ditemukannya kembali lima warga yang positif reaktif Covid-19 setelah menjalani swab test oleh tim kesehatan Puskesmas Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, pasca lokasi wisata ini kembali diaktifkan beberapa waktu lalu.

Saat ini, lima warga tersebut sedang menjalani isolasi mandiri di rumah dan homestay masing-masing.

“Mulai hari ini ditutup untuk umum, tidak boleh ada kapal yang membawa penumpang selama 14 hari ke depan,” ujarnya, Minggu (19/7/2020).

Dijelaskannya, seluruh kedatangan dan keberangkatan kapal penumpang dari atau menuju Pelabuhan Kaliadem, Marina Ancol, Pantai Mutiara, Rawasaban, Tanjung Kait dan Tanjung Pasir untuk sementara waktu dilarang masuk ke Pelabuhan Pulau TIdung.

“Kita meminta semua pihak untuk mematuhi dan memaklumi karena kondisi saat ini,” tegas Hafsah.

Instruksi Gubernur DKI

Menurutnya, kebijakan diambil sesuai arahan dan instruksi Gubernur DKI Jakarta via telepon agar ditutup sementara waktu aktivitas wisata hingga benar-benar aman dari pandemi sekaligus mencegah penyebarannya.

“Setelah 14 hari ke depan kita akan evaluasi kembali bersama gugus tugas dan stakeholder,” tandasnya.

Ia mengatakan, berdasarkan laporan Lurah Pulau Tidung, Hafsah, alasan penutupan dikarenakan ada lima warga yang positif terkena Covid-19 setelah pengaktifan kembali pariwisata Pulau Tidung.

“Iya, karena ada kasus Covid di sana, maka ditutup kembali selama 14 hari,” tambahnya. Selain itu, ia menginformasikan bahwa penutupan lokasi wisata hanya ada di Pulau Tidung saja. Pulau-pulau di Kepulauan Seribu yang memiliki aktivitas pariwisata masih buka hingga sekarang.

Puji kembali mengingatkan kepada para pengelola, pengunjung dan petugas untuk selalu menerapkan protokol kesehatan ketika berada di Kepulauan Seribu.

“Tetap diwajibkan selalu memakai masker, sering mencuci tangan, dan menjaga jarak. Lalu kapasitas homestay 50 persen,” urainya.

Sebelumnya, sebanyak 12 pedagang di Pulau Tidung juga dinyatakan positif Covid-19 usai pengujian usap tenggorokan pada 19 dan 24 Juni 2020.

Comments are closed.